Selasa, 23 Februari, 2021

Selain Cegah Banjir, Embung di Kayuagung akan Jadi Objek Wisata Baru Sumsel, Apakah Benar?

Seperti kita ketahui saat ini, Balai Besar Wilayah Sungai Sumatra (BBWSS) VIII telah menyelesaikan pembangunan Embung atau cekungan penampung Konservasi di Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan. Keberadaan Embung Konservasi ini dapat mengurangi banjir di dua kelurahan di Kayuagung, OKI.

“Embung atau konservasi Kayuagung sebagai tampungan air dapat menampung kelebihan air pada musim penghujan dan dimanfaatkan pada musim kemarau juga, sehingga menjamin keberlangsungan ketersediaan air,” ungkap Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII Ir Birendrajana, MT, melalui PPK Danau Situ Embung, David , Rabu (27/1/2021).

David menjelaskan proses pembangunan Embung ini juga sesuai anjuran Presiden Republik Indonesia (Jokowi Widodo) yang ingin memperbanyak embung-embung karena fenomena alam kita ketika musim panas itu kering kekurangan air, dan saat musim penghujan debit air meningkat maka dari itu perlunya kita membangun kolam/ embung.

Selain itu, ini juga merupakan dalam rangka menjaga konservasi alam kita untuk merevitalisasi embung mengendalikan alam kita ini sesuai sebagaimana fungsinya.

“Ini juga sebagai upaya pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) untuk mencegah kekeringan dan mendukung program ketahanan air dan pangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus meningkatkan jumlah tampungan air di Indonesia salah satunya dengan membangun embung,” tuturnya.

Ia menjelaskan, keberadaan embung selain untuk irigasi lahan pertanian juga dapat bermanfaat untuk konservasi air yang dapat digunakan sebagai sumber air baku bagi masyarakat dan sumber air peternakan terutama pada saat musim kemarau.

“Untuk memaksimalkan embung konservasi agar mendapat hasil yang maksimal kami juga melibatkan beberapa instansi seperti Pertanian, Pekerbunan, Pariwisata,” ungkapnya.

Ditambahkannya, embung tersebut sudah dibangun dengan luas kawasan mencapai 3 hektare tersebut, berkemampuan menampung air sebanyak 40.000 meter kubik dengan saluran drainase mencapai 2.680 meter hingga ke Sungai Batun.

Embung Konservasi Kayuagung ini juga akan dijadikan sebagai kawasan wisata di Kayuagung. Di sekitar embung ini juga dilengkapi dengan jogging track, setelah itu akan dibikin stand-stand UMKM serta disediakan lahan serbaguna untuk acara pernikahan ataupun konser.

REKOMENDASI

GOR Perahu Kajang Kayu Agung

Gedung Olahraga Biduk Kajang/Perahu Kajang ini berada di daerah Kayu Agung Sumatera Selatan...

Lirik Lagu Ngiam Kayuagung OKI

Ngiam adalah lagu daerah yang berasal dari Kayuagung Ogan Komering Ilir, Lagu ini...

Taman Kota Kayuagung – Residen Yahya

Taman Kota Kayuagung Residen Yahya merupakan taman yang memiliki simbol perahu yang tepat...

Mengunjungi Destinasi Wisata Kayuagung OKI

Kayuagung merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Selain banyak sejarah yang ada...

TERKAIT

Lagi Viral Dimedsos, Diprotes Kurang Bayar Uang Belanja Pria...

Lagi Viral di sosial media (medsos) Instagram, seorang pria Palembang nekad atau berani...

Akibat Melawan Saat Ditangkap, Satu Dari Lima Pencuri Baterai...

Satu tersangka bernama junaidi (40), seorang warga Talang Darat, RT 01/ RW 02,...

Masa Pandemi, Pemkot Palembang Optimalkan Penanganan Covid-19 Demi Kebaikan...

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa telah mengikuti kegiatan rapat Kerja Nasional...

Fokus di Akademi Sepak Bola, Akhirnya Tim SFC Tunjuk...

Dikabarkan pemain bertahan tim Sriwijaya FC Ambrizal memiliki peluang emas menjadi Direktur Teknik...

Cari Travel Rute Palembang-Jambi? Berikut Kami Berikan Rekomendasinya

dipalembang.com - Layanan transportasi travel saat ini masih banyak diminati sebagian besar masyarakat,...

Bukan Hanya Gramedia, di Palembang Juga Terdapat Beberapa Toko...

Perempuan yang sedang asyik membaca buku dipalembang.com - Pepatah lama mengatakan buku adalah jendela...