Sabtu, 25 September, 2021

Selain Cegah Banjir, Embung di Kayuagung akan Jadi Objek Wisata Baru Sumsel, Apakah Benar?

Jasa Pembuatan Website Palembang

Seperti kita ketahui saat ini, Balai Besar Wilayah Sungai Sumatra (BBWSS) VIII telah menyelesaikan pembangunan Embung atau cekungan penampung Konservasi di Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan. Keberadaan Embung Konservasi ini dapat mengurangi banjir di dua kelurahan di Kayuagung, OKI.

“Embung atau konservasi Kayuagung sebagai tampungan air dapat menampung kelebihan air pada musim penghujan dan dimanfaatkan pada musim kemarau juga, sehingga menjamin keberlangsungan ketersediaan air,” ungkap Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII Ir Birendrajana, MT, melalui PPK Danau Situ Embung, David , Rabu (27/1/2021).

David menjelaskan proses pembangunan Embung ini juga sesuai anjuran Presiden Republik Indonesia (Jokowi Widodo) yang ingin memperbanyak embung-embung karena fenomena alam kita ketika musim panas itu kering kekurangan air, dan saat musim penghujan debit air meningkat maka dari itu perlunya kita membangun kolam/ embung.

Selain itu, ini juga merupakan dalam rangka menjaga konservasi alam kita untuk merevitalisasi embung mengendalikan alam kita ini sesuai sebagaimana fungsinya.

“Ini juga sebagai upaya pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) untuk mencegah kekeringan dan mendukung program ketahanan air dan pangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus meningkatkan jumlah tampungan air di Indonesia salah satunya dengan membangun embung,” tuturnya.

Ia menjelaskan, keberadaan embung selain untuk irigasi lahan pertanian juga dapat bermanfaat untuk konservasi air yang dapat digunakan sebagai sumber air baku bagi masyarakat dan sumber air peternakan terutama pada saat musim kemarau.

“Untuk memaksimalkan embung konservasi agar mendapat hasil yang maksimal kami juga melibatkan beberapa instansi seperti Pertanian, Pekerbunan, Pariwisata,” ungkapnya.

Ditambahkannya, embung tersebut sudah dibangun dengan luas kawasan mencapai 3 hektare tersebut, berkemampuan menampung air sebanyak 40.000 meter kubik dengan saluran drainase mencapai 2.680 meter hingga ke Sungai Batun.

Embung Konservasi Kayuagung ini juga akan dijadikan sebagai kawasan wisata di Kayuagung. Di sekitar embung ini juga dilengkapi dengan jogging track, setelah itu akan dibikin stand-stand UMKM serta disediakan lahan serbaguna untuk acara pernikahan ataupun konser.

REKOMENDASI

GOR Perahu Kajang Kayu Agung

Gedung Olahraga Biduk Kajang/Perahu Kajang ini berada di daerah Kayu Agung Sumatera Selatan...

Lirik Lagu Ngiam Kayuagung OKI

Ngiam adalah lagu daerah yang berasal dari Kayuagung Ogan Komering Ilir, Lagu ini...

Taman Kota Kayuagung – Residen Yahya

Taman Kota Kayuagung Residen Yahya merupakan taman yang memiliki simbol perahu yang tepat...

Mengunjungi Destinasi Wisata Kayuagung OKI

Kayuagung merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Selain banyak sejarah yang ada...

TERKAIT

Lolos Final Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Catat...

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, berhasil menembus final cabang olahraga Badminton...

Olimpiade Tokyo 2020: Saksikan Live Streaming Indosiar Pertandingan Ganda...

Setelah berhasil mengalahkan lawan dari tuan rumah, Jepang. Akhirnya Anthony Sinisuka Ginting telah...

Apakah Hari Tasyrik Itu? Ini Alasan Tidak Diperbolehkan Umat...

Saat momentum hari raya Idul Adha seperti ini, istilah hari tasyrik tidak...

PPKM Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa? Inilah Jawaban Resmi Pihak...

Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM perpanjang sampai tanggal berapa? Itulah pertanyaan publik...

Wajib Baca! Jenis Buah dan Sayur yang Mengandung Vitamin...

Penyebaran Covid-19 semakin meluas. Untuk tetap menjaga imunitas tubuh,maka masyarakat harus ...

Anji Ditangkap Terkait Kasus Narkoba, yuk Intip Rekam Jejak...

Musisi Erdian Aji Prihartanto, atau yang lebih akrab disapa Anji, dibekuk polisi pada...
- Advertisement -eyJwaG9uZSI6Ikphc2EgUGVtYnVhdGFuIFdlYnNpdGUgUGFsZW1iYW5nIn0=