Kamis, 16 September, 2021

Sudah Tau 3 Rumah Adat Palembang ini?

Jasa Pembuatan Website Palembang

Rumah adat sangat penting bagi msayarakat Palembang, Rumah didirikan bukan hanya sekedar tempat tinggal, karena ada banyak nilai filosofi yang dapat dimanfaatkan sebagai pedoman hidup.

Berikut 3 Rumah Adat Khas Palembang:

1. Rumah Bari

Rumah Limas Adat Palembang
Rumah Limas Adat Palembang

Rumah Bari merupakan salah satu peninggalan kebudayaan dari kerajaan Sriwijaya, mulai dikenal masyarakat sebagai rumah tradisional sejak jaman 4 Kesultanan Palembang Darusalam. Rumah Bari atau Rumah Limas juga salah satu rumah tradisional Palembang karya masyarakat sejak zaman Budha sampai pengaruh Islam masuk.

Rumah berbentuk panjang dengan ciri khas 2 tangga utama dibagian depan. Penyebutan rumah limas didasari oleh bentuk atapnya yang berupa limas. Denah bangunan Rumah Bari berbentuk persegi panjang. Rumah yang berdiri di atas tiang kayu ini mempunyai lantai yang bertingkat yang disebut dengan kekijing. Denah dari tiap-tiap kekijing adalah persegi panjang. Pada umumnya Rumah Bari mempunyai 2 sampai 4 kekijing.

Berdasarkan keletakannya Rumah Bari terdiri dari 3 bagian, yaitu bagian depan, bagian tengah, dan bagian belakang. Bagian depan Rumah Bari merupakan tempat beristirahat yang dikenal dengan istilah jogan. Pada bagian ini terdapat tangga naik yang berjumlah 2 buah, yang di sampingnya terdapat tempat air pencuci kaki.

Bentuk dari jogan ada 2 variasi, yaitu berdenah persegi panjang dan berdenah huruf ā€œLā€. Antara bagian depan dan bagian tengah Rumah Bari dibatasi oleh dinding kayu. Untuk memasuki bagian tengah terdapat 2 buah pintu masuk. Di antara kedua pintu tersebut, umumnya terdapat hiasan berupa jeruji kayu yang memiliki ukiran tembus yang berfungsi juga sebagai fentilasi.

Artikel Terkait Rumah Limas:

2. Rumah Rakit

Rumah Rakit Adat Palembang
Rumah Rakit Adat Palembang

Rumah rakit merupakan rumah tinggal yang terapung. Rumah ini didirikan di atas sebuah rakit yang terbuat dari balok-balok kayu atau rangkaian bambu. Denah rumah rakit mempunyai bentuk persegi panjang. Pada umumnya rumah rakit terdiri atas 2 bagian dan mempunyai 2 buah pintu yang masing-masing menghadap ke daratan dan ke sungai. Pada bagian depan depan rumah terdapat jembatan penghubung yang berupa sekeping papan atau rangkaian bambu.

Pembagian ruang dalam rumah rakit lebih sederhana dibanding dengan rumah Bari dan rumah cara gudang. Terdapat 2 ruangan dalam sebuah rumah rakit. Ruangan depan digunakan untuk tempat menerima tamu dan tempat kegiatan sehari-hari, sedangkan ruang belakang berfungsi sebagai tempat tidur. Dapur pada rumah rakit merupakan bagian yang seolah-olah menempel pada dinding luar
ruangan belakang. Untuk menjaga lantai rumah rakit tetap kering, maka di atas balok kayu atau rangkaian bambu diberi alas berupa papan yang disusun berjajar.

Agar rumah rakit tersebut tidak hanyut, di bagian depan rumah terdapat tali yang diikatkan dengan sebatang kayu atau bambu.
Pada masa kesultanan bentuk dari rumah-rumah tersebut menggambarkan kelompok-kelompok masyarakatnya. Rumah panggung hanya bisa dihuni oleh penduduk asli. Orang-orang asing yang boleh tinggal di daratan hanyalah pedagang Arab dan Kapten Cina. Selain itu orang-orang asing hanya boleh tinggal di rumah rakit, hal ini dengan pertimbangan bila mereka tidak membayar pajak maka penguasa pada masa itu dapat dengan mudah mengusir mereka. Di samping orang-orang asing, ada juga penduduk asli yang tinggal di rumah rakit mereka adalah yang berasal dari golongan bawah.

Artikel Terkait Rumah Rakit:

3. Rumah Cara Gudang

Rumah Cara Gudang

Pada dasarnya bentuk umum dari rumah cara gudang tidak berbeda dengan rumah Bari. Rumah ini berupa rumah panggung dan mempunyai atap yang berbentuk Limas. Yang membedakannya dengan rumah Bari adalah tidak terdapatnya kekijing di rumah cara gudang.
Berdasarkan keletakannya, rumah cara gudang terdiri dari 3 bagian, yaitu bagian depan, bagian tengah, dan bagian belakang. Bagian depan rumah cara gudang terdiri dari tangga naik, garang, dan beranda. Pada umumnya rumah cara gudang memiliki 1 buah tangga naik. Garang adalah bagian di ujung tangga naik yang merupakan ruang persiapan sebelum memasuki rumah.

Denah garang (teras) berbentuk bujur sangkar. Beranda pada rumah cara gudang berfungsi sebagai tempat istirahat. Pada saat upacara adat, beranda ini diperuntukkan sebagai tempat para petugas pelaksana upacara yang terdiri dari kerabat dekat pemilik rumah.
Bagian tengah rumah cara gudang merupakan ruang utama. Bagian ini berfungsi sebagai ruang tamu dan pada upacara adat digunakan untuk tamu yang tua-tua dan undangan yang dihormati.

Bagian belakang rumah cara gudang terdiri dari kamar tidur, ruang dalam, dan dapur. Ruang dalam pada rumah cara gudang berfungsi sebagai ruang serbaguna, di mana kegiatan sehari-hari dilakukan di ruangan tersebut. Selain itu ruang dalam ini berfungsi juga sebagai tempat menerima tamu wanita atau kerabat dekat. Sama seperti rumah Bari, dapur pada rumah cara gudang juga terdiri dari dari 3 bagian, yaitu tempat menyiapkan masakan, tempat memasak, dan tempat mencuci peralatan masak.

REKOMENDASI

Rumah Adat Palembang (Rumah Limas)

Sejarah Rumah Limas Adat PalembangRumah Limas Bari Bayumi Wahab Palembang Alamat Rumah Limas Palembang https://dipalembang.com/sejarah-rumah-limas-adat-palembang/ https://dipalembang.com/rumah-limas-bari-bayumi-wahab-palembang/

Unik! Mengapung di Air Inilah Rumah Rakit Palembang

Rumah rakit merupakan salah satu Rumah Adat khas Palembang dimana rumah ini berada...

Menikmati Wisata Air Sungai Musi Palembang

Palembang memang terkenal sebagai kota wisata, selain wisata yang sedang hits, banyak juga...

Rumah Limas Bari Bayumi Wahab Palembang

Kota Palembang memang menjadi salah satu kota yang paling banyak wisata yang bersejarah,...

TERKAIT

Lolos Final Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Catat...

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, berhasil menembus final cabang olahraga Badminton...

Olimpiade Tokyo 2020: Saksikan Live Streaming Indosiar Pertandingan Ganda...

Setelah berhasil mengalahkan lawan dari tuan rumah, Jepang. Akhirnya Anthony Sinisuka Ginting telah...

Apakah Hari Tasyrik Itu? Ini Alasan Tidak Diperbolehkan Umat...

Saat momentum hari raya Idul Adha seperti ini, istilah hari tasyrik tidak...

Wajib Baca! Jenis Buah dan Sayur yang Mengandung Vitamin...

Penyebaran Covid-19 semakin meluas. Untuk tetap menjaga imunitas tubuh,maka masyarakat harus ...

6 Pemain Timnas Indonesia Dapat Latihan Sangat Ekstrim dari...

Akhirnya Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menunjukkan karakter sadisnya dengan memberikan pelatihan cukup...

Inilah Khasiat Konsumsi Buah Pepaya California Sungguh Menakjubkan dan...

Ternyata Di indonesia terdapat jenis pepaya yang bisa tumbuh subur sepanjang tahun yakni...
- Advertisement -eyJwaG9uZSI6Ikphc2EgUGVtYnVhdGFuIFdlYnNpdGUgUGFsZW1iYW5nIn0=