Sabtu, 25 September, 2021

Pakaian Adat Palembang Ulasan Lengkap

Jasa Pembuatan Website Palembang
Pakaian Adat Palembang

Palembang sebagai salah satu kota yang memiliki nilai budaya yang sudah ada sejak adanya Kerajaan Sriwijaya dan dilanjutkan dengan Kesultanan Palembang Darussalam, hingga pada saat ini kebudayaan masa lalu tetap melekat kepada masyarakat Palembang. Salah satu peninggalan yang melekat hingga saat ini adalah pakaian adat, di Kota Palembang terdapat beberapa pakaian adat yaitu, aesan gede dan pak sangkong.

Aesan Gede dan Pak sangkong merupakan pakaian adat Palembang yang dipakai oleh pengantin ketika acara resepsi pernikahan. Pakaian ini dipakai saat upacara adat perkawinan di Palembang, yaitu “penganten munggah”.

Setelah melewati beberapa tata upacara adat Pernikahan di Palembang, seperti: madik (memilih calon pengantin), menyenggung (memantapkan pilihan), meminang (melamar), berasan, memutus kato, mengantar uang belanja, bedandan, akad nikah, mengarak pacar, munggah, upacara di ruangan gegajah, menjenguk pengantin, menjemput pengatin, berkeramas (mandi simbur), mempertemukan pengantin, syukuran, nyanjoke pengantin dan pengantin tandang.

Baca juga Artikel Sejenis

Munggah adalah salah satu upacara adat perkawinan yang merupakan puncak dari pada upacara perkawinan seluruhnya. Pada acara munggah inilah aesan gede dan pak sangkong dipakai dalam acara tersebut.

Dalam sejarawan dan literatur sejarah yang ada pakaian adat pernikahan Palembang ini mendapat pengaruh dari kebudayaan luar atau asing termasuk Jawa, Cina dan Arab. Dengan singgahnya orang-orang luar di Palembang ini menyebabkan kebudayaan Palembang mendapat pengaruh yang sangat besar dari berbagai kebudayaan yang ada.

Aesan Gede dan Pak Sangkong di sini adalah pakaian adat pengantin yang dipakai dalam sebuah pernikahan.

Aesan Gede Pakaian Adat Palembang

Pakaian Adat Palembang - Asean Gede
Pakaian Adat Palembang – Asean Gede

Aesan berarti hiasan dan Gede berarti pembesar. Jadi, Aesan Gede ialah Pakaian hiasan para pembesar Palembang.
Pakaian Adat Aesan Gede ini merupakan salah satu peninggalan kerajaan Sriwijaya yang memperlihatkan keagungan, kemewahan, dan keanggunan. Busana ini didominasi oleh warna merah dengan benang emas, berasal dari tenunan kain songket berunsur gemerlap dan keemasan sesuai dengan citra Sriwijaya pada zaman dahulu yang dikenal masyarakat dunia sebagai Swarna Dipa atau Pulau Emas.
Bentuk busana Aesan Gede pada pengantin wanita terbagi atas bagian kepala, badan, tangan, dan kaki. Pada bagian kepala terdiri dari Bungo Rampai, Gandik, Gelung Malang, Tebeng Malu, Kesuhan, Kelapo Standan. Selanjutnya pada bagian badan terdiri dari Teratai, Kalung Kebo Munggah, dan Songket. Pada bagian tangan terdiri dari : Gelang Kulit Bahu, Gelang Sempuru, Gelang Ulo Betapo, Gelang Gepeng, dan Cenela untuk bagian kaki.

Aesan Paksangko Pakaian Adat Palembang

Pakaian Adat Palembang - Asean Paksangko
Pakaian Adat Palembang – Asean Paksangko


Pak Sangkong itu sendiri berasal dari dua kata yaitu pak dan sangkong. Pak yang berarti delapan dan sangkong berarti dewa. Jadi, pak sangkong adalah Pakaian delapan dewa. Ditambah dengan bahasa asli palembang “aesan” yang berarti Hiasan.
Oakaian adat Aesan Paksangko memang terlihat sangat mewah. Pakaian adat ini terdiri atas pakaian kurung yang bermotif detil bunga bintang keemasan yang disempurnakan dengan tengkupan terate dada. perpauan dengan balutan songket berkilau menambah kesan mewah. Pada pagian mahkota paksangko diperkaya ragam aksesori berwarna emas sebagai penghias bagian kepala Pria. Pengantin perempuan juga dihiasi kembang goyang di bagian kepala, kelapo standan, kembang kenango. pakaian adat ini juga bisa dipadukan dengan kebaya modern yang menggunakan model pakaian kurung.

REKOMENDASI

TERKAIT

Pantun Bahasa Palembang

Jalan-jalan kesungai batangJangan lupo bawak keranjangBuat apo adek belike kakak barangKalu duetnyo boleh...

Ayo Lestarikan Tradisi Ngidang dan Ngobeng

Tradisi Ngidang atau Ngobeng merupakan salah satu tradisi orang melayu termasuk masyarakat Palembang....

Mengenal Jenis Alat Musik Tradisional Palembang, Sumatera Selatan

Seni  merupakan bagian dari peradaban manusia. Tidak heran jika setiap daerah yang ada...

Lagu Daerah Palembang Sumatera Selatan

Lagu daerah memang menjadi salah satu hal yang sangat merekat terhadap nilai budaya...

Pantun Pernikahan Palembang

Dari Palembang Pegi Ke Mekah Sampe disano Makan CempedakAdek lah lamo nunggu diajak...

Gayung Bersambut Pantun Palembang

Pantun memang tidak hanya ada di Kota Palembang, Pantun memang menjadi salah satu...
- Advertisement -eyJwaG9uZSI6Ikphc2EgUGVtYnVhdGFuIFdlYnNpdGUgUGFsZW1iYW5nIn0=