Kamis, 16 September, 2021

MUI: Vaksin Covid-19 Produksi Sinovac di Nyatakan Halal dan Layak di Gunakan, Usai menggelar rapat

Jasa Pembuatan Website Palembang

dipalembang.com – Usai menggelar rapat pleno secara tertutup di Hotel Sultan, Jakarta pada Jumat (08/01), akhirnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyatakan vaksin Covid-19 buatan perusahaan Sinovac, China, halal dan suci.

Seperti diketahui, kontroversi terkait status kehalalan dosis vaksin ini sempat mengemuka beberapa lama. Walaupun Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ) sudah pasti menyatakan vaksin tersebut aman dan nyaman, namun terkait kehalalan, serta layaknya vaksin dipakai harus menunggu fatwa MUI.

Ketua Harian Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam, menjelaskan sidang digelar selama hampir 2 jam. Dimana, pada forum itu, dihadiri langsung oleh pimpinan dan anggota komisi fatwa serta selaku tim auditor LPPOM MUI.

“Setelah dilakukan tukar pikiran atau diskusi panjang, rapat komisi fatwa sepakat bahwa Vaksin Covid-19 hasil produksi Sinovac yang diajukan proses sertifikasi oleh Bio Farma hukumnya suci dan halal,” ungkapnya.

Selain itu , untuk kebolehan penggunaan terkait aspek keamanan vaksin harus menunggu keputusan BPOM. Sehingga, Fatwa MUI terkait dengan produk vaksin Covid-19 dari Sinovac akan menunggu hasil final dari BPOM dari aspek Thoyib.

“Jadi Fatwa utuh akan disampaikan (MUI) setelah aspek keamanan untuk digunakan,” ujarnya memgenai vaksin Covid-19 Sinovac, Beijing .

Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan pemberian izin penggunaan darurat (EUA) CoronaVac, vaksin Covid-19 produksi perusahaan Sinovac, segera diberikan sebelum 13 Januari 2021, menunggu informasi final uji klinis antivirus SARS-CoV-2 pada Jumat ini.

“Kami menunggu hasil uji klinis vaksin perusahaan Sinovac tahap III di Bandung untuk proses pengamatan interim tiga bulan yang akan diberikan hari ini. Nanti kita bahas tidak lama lagi. semoga mudah-mudahan segera finish sehingga langsung diumumkan EUA tersebut,” tutur Penny dalam pertemuan pers secara online atau daringnya yang dipantau dari Jakarta, Jumat (8/1) kemarin.

Lebih lanjut ia Juga menjelaskan bahwa beberapa hari lalu pemerintah mengungapkan bahwa vaksinasi akan dimulai per 13 Januari 2021, dan Presiden Joko Widodo menjadi salah satu yang akan disuntik vaksin.

“Tapi itu bukan berarti mengikat BPOM harus tanggal sekian mengeluarkan EUA. Tapi pastinya itu sudah ada dialog atau komunikasi dengan kami dengan adanya rolling submission yang sudah dilakukan Badan POM,” tutup Penny.

REKOMENDASI

TERKAIT

PPKM Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa? Inilah Jawaban Resmi Pihak...

Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM perpanjang sampai tanggal berapa? Itulah pertanyaan publik...

Anji Ditangkap Terkait Kasus Narkoba, yuk Intip Rekam Jejak...

Musisi Erdian Aji Prihartanto, atau yang lebih akrab disapa Anji, dibekuk polisi pada...

Ustadz Adi Hidayat Angkat Bicara Terkait Haji 2021 Batal,...

Akhirnya Ustadz kondang Adi hidayat memberikan tanggapannya terkait calon jamaah haji yang harus...

BWF Batalkan Kualifikasi Olimpiade Tokyo Akibat Covid-19, Begini katanya

PBSI menerima keputusan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) yang membatalkan kualifikasi Olimpiade Tokyo per...

Terungkap! Tausiah Terakhir Tengku Zulkarnain Membahas Tentang Kematian, Begini...

Sebagaimana diketahui, Ustadz Tengku Zulkarnain telah menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit...

Ketua Umum Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada Kamis...

Berdasarkan metode hisab yang dipakai oleh Majelis Tarjih dan Tajdid, pimpinan Pusat Muhammadiyah...
- Advertisement -eyJwaG9uZSI6Ikphc2EgUGVtYnVhdGFuIFdlYnNpdGUgUGFsZW1iYW5nIn0=