Home Sejarah Palembang Mengenal Tugu Parameswara Jakabaring Palembang

Mengenal Tugu Parameswara Jakabaring Palembang

Jika Berkunjung ke Kota Palembang dan menuju Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City Anda akan melihat bundaran Tugu Parameswara, Bentuknya yang unuk membuat orang bertanya apakah arti bentuk Tugu dan dari mana nama Parameswara berasal.
Nama Parameswara ternyata berasal dari nama Pangeran dan Panglima perang Kerajaan Sriwijaya yang tidak mau tunduk kepada Kerajaan Majapahit.
Majapahit menyerang Palembang setelah kerajaan Sriwijaya melemah sekitar Abad 14.

Setelah terjadi peperangan besar akhirnya Parameswara meninggalkan Palembang bersama Sang Nila Utama menuju Tumasik Singapura, banyak pengikut Parameswara yang juga hijrah ke Singapura, Ketika itu juga pasukan Majapahit dari Jawa akan menyerang Singapura.

Bunderan Tugu Parameswara Palembang Malam Hari

Parameswara bersama pengikutnya akhirnya pindah ke Malaka di semenanjung Malaysia dan mendirikan Kerajaan Malaka. Beberapa keturunannya juga membuka negeri baru di daerah Pattani dan Narathiwat.

Karena banyaknya pengikut Parameswara yang Hijrah ke Singapura dan Malaysia yang berasal dari kota Palembang, itulah mengapa adanya kesamaan bahasa melayu Malaysia dengan beberapa daerah di Sumatera Selatan. Dalam kisahnya Parameswara masuk agama Islam dan mengganti namanya menjadi Sultan Iskandar Syah.

Gagasan membangun tugu Parameswara guna menunjukkan Palembang sebagai simbol pemersatu rumpun Melayu di Nusantara. “Semua wong Melayu yang ada di Nusantara, khususnya di Malaysia, Singapura, Thailand Selatan, dan Brunei berasal dari Palembang. Mereka semua keturunan dari Parameswara dan pengikutnya, seorang panglima dari Palembang.

Jadilah tugu di Jakabaring tersebut dengan nama Tugu Parameswara, Parameswara adalah raja Melayu Pertama yang turun dari bukit Siguntang, Palembang.
Tugu ini berbentuk pelepah daun pisang. Diambilnya pelepah daun pisang ini lantaran hampir di setiap di daerah di Sumatera, selain di pesisir maupun di pegunungan selalu ditemukan pohon pisang.

Exit mobile version