Kamis, 16 September, 2021

Mengenal Tari Pagar Pengantin Khas Sumatera Selatan

Jasa Pembuatan Website Palembang
Tari Pagar Pengantin Sumatera Selatan

Tari Pagar Pengantin merupakan tari perpisahan pengantin dengan keluarga yang lama untuk membentuk keluarga yang baru sekaligus mempunyai fungsi sebagai penyambutan hormat kepada tamu undangan dalam adat daerah Sumatera Selatan.

Sebelum adanya tari Pagar Pengantin awal mulanya tari ini terbentuk karena ada kaitannya dengan lirik atau syair lagu Nasib yang diciptakan oleh Yulius Toha pada tahun 1960-an. Karena lirik dan gerak pada tari pagar pengantin mempunyai filosofi yang dinamakan rasan tuo yaitu jodoh untuk anak.

Pada perkembangannya Tari Pagar Pengantin di Palembang dapat dibedakan menjadi dua yaitu perkembangan dalam pengertian penyebarluasan dalam wilayah pengenalan, dan perkembangan dalam pengertian penggarapannya. Ini mengandung arti bahwa garapan yang sudah ada diperkaya dengan penambahan atau penciptaan dengan unsur-unsur yang baru, yang disesuaikan dengan keinginan zaman namun tanpa mengurangi nilai-nilai sakral yang terdapat pada tari ini.

Tari Pagar Pengantin diciptakan atas dasar permintaan salah satu pejabat di daerah Kabupaten Komering yaitu OKU (Ogan Komering Ulu) dan OKI (Ogan Komering Ilir), juga merupakan salah satu daerah di Sumatera Selatan. Daerah tersebut ingin mempunyai tari penyambutan sebagai ciri khas Kabupaten tersebut sehingga menjadi tari kebanggaan bagi masyarakat setempat. Oleh karena itu, adanya sebuah permintaan Sebelum adanya tari Pagar Pengantin awal mulanya tari ini terbentuk karena ada kaitannya dengan lirik atau syair lagu Nasib yang diciptakan oleh Yulius Toha pada tahun 1960-an. Sehingga tari Pagar Pengantin dalam pengolahan dan pengembangan gerak melalui proses yang begitu panjang sejak mulai tahun 1960.

Dalam proses penciptaanya, telah ditemukan beberapa gerak yang sama seperti gerak kenange/cumping, gerak kecubung, gerak borobudur dan gerak sembah yang ada pada tari adat di Sumatera Selatan.

Tari adat tersebut merupakan tari persembahan Provinsi Sumatera Selatan meliputi tari Gending Sriwijaya, Tepak Keraton, Tanggai, Lilin Syiwa, dan Penguton.

Tari Pagar Pengantin disajikan oleh lima orang penari. Keunikan pada tari ini adalah penari utamanya pengantin perempuan dan empat orang penari lain disebut dayang yang mengelilingi penari utama.

Sebelum melakukan prosesi tari Pagar Pengantin, kedua belah pihak besan atau mertua melakukan pertemuan terlebih dahulu untuk bisa saling mengenal dalam pendekatan kekeluargaan, sehingga prosesi ini dinamakan dengan nindai yaitu bertemu keluarga.

Ketertarikan daya minat tari Pagar Pengantin

Tari Pagar Pengantin memang mempunyai daya pikat terhadap masyarakat terutama pada pengantin. Karena memang tarian ini adalah salah satu adat kebudayaan provinsi Sumatera Selatan khususnya kota Palembang, dalam upacara pernikahan yang setiap minggunya pada resepsi pernikahan selalu ada tari Pagar Pengantin sebagai wujud bentuk ketertarikan daya minat masyarakat kota Palembang, walaupun masih banyak bentuk sajian atau tarian yang ada di kota Palembang seperti tari Gending Sriwijaya, Tepak Keraton, Tanggai, Lilin Syiwa, dan Penguton.

Tari Pagar Pengantin mempunyai keunikan yang berbeda jika dibandingkan dengan tarian yang lain yang ada di kota Palembang, karena memang tarian ini dikhususkan kepada pengantin untuk bisa menari dalam resepsi upacara pernikahannya. Sehingga masyarakat lebih tertarik dan mempunyai rasa penasaran kepada pengantin
bagaimana melakukan gerakan tariannya dalam upacara pernikahannya. Begitupun pada sanak keluarga yang memberikan dukungan kepada pengantin untuk bisa memberikan tarian yang terbaik kepada keluarga.

Tarian ini memang menjadi tantangan bagi pengantin untuk bisa menari dan memberikan sebuah capaian bahwa, pengantin ingin menunjukan keindahan dalam bentuk gerak dan makna pilosofi tari Pagar Pengantin yaitu, bahwa pengantin perempuan nantinya akan patuh dan berbakti kepada suami sehingga ruang geraknya tidak bisa bebas atas izin suami terlebih dahulu, sehingga pengantin tertarik dan membuktikannya dalam tari Pagar Pengantin.

Videi Tari Pagar Pengantin

REKOMENDASI

TERKAIT

Mengenal Jenis Alat Musik Tradisional Palembang, Sumatera Selatan

Seni  merupakan bagian dari peradaban manusia. Tidak heran jika setiap daerah yang ada...

Pakaian Adat Palembang Ulasan Lengkap

Palembang sebagai salah satu kota yang memiliki nilai budaya yang sudah ada sejak...

Ulasan Lengkap Tari Gending Sriwijaya Sumatera Selatan

Gending Sriwijaya merupakan lagu dan tarian tradisional masyarakat Kota Palembang, Sumatera Selatan. Melodi...
- Advertisement -eyJwaG9uZSI6Ikphc2EgUGVtYnVhdGFuIFdlYnNpdGUgUGFsZW1iYW5nIn0=