Sabtu, 25 September, 2021

Ketua Umum PBSI Buka Suara Terkait insiden Mundurnya wakil Merah-Putih dari Turnamen All England 2021

Jasa Pembuatan Website Palembang

Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna akhirnya buka suara terkait insiden dipaksa mundurnya wakil Tanah Air dari ajang All England 2021. Menurut ia, ada beberapa kejanggalan dari hasil keputusan tersebut.

Berdasarkan informasi, seluruh punggawa Timnas Bulu tangkis Indonesia harus dipaksa mundur dari ajang All England,tepat saat putaran pertama atau masuk babak 32 besar berlangsung, Rabu (17/3/2021) malam WIB.

Hasil Keputusan itu muncul setelah salah satu penumpang di pesawat yang ditumpangi tim Merah-Putih dari Istanbul ke Birmingham, Inggris pada Sabtu (13/3/2021) dinyatakan positif COVID-19.

Hal ini membuat para wakil Indonesia diharuskan menjalani karantina selama 10 hari oleh National Health Service (NHS) alias otoritas kesehatan Inggris. Keputusan karantina ini yang membuat Agung bertanya-tanya.

“Sejauh ini masih dilakukan hubungan komunikasi. Bisa dipikirkan kita yang sudah divaksin tidak hanya tak boleh bertanding, kita diminta isolasi 10 hari padahal turnamen terus berjalan. Saya kurang paham, kalau memang tak boleh tanding seharusnya kami pulang saja,” ketua Agung saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (18/3/2021)

Selain itu, Agung mengatakan perwakilan dalam kondisi fit seluruhnya. Malah ada kekhawatiran darinya, problem ini menjadi salah satu langkah untuk menghadang laju Timnas supaya tidak meraih juara.

“Dengan persiapan matang, bersama PBSI yang kami pimpin sekarang ini, memang salah satu membuat Indonesia tidak juara adalah tak bisa berlaga. Karena kalau bertanding, Indonesia sangat berbahaya. Kita merupakan kandidat juara bisa kalahkan Inggris di All England,” ungkapnya.

“Kami sudah melakukan isolasi sebelum perhelatan turnamen dimulai, bahkan anak-anak sudah vaksin, tapi tak bisa berlaga. Kami ungkapkan kekecewaan yang mendalam, tapi di satu sisi kami sangat paham, antara lain Timnas Bulutangkis Indonesia dalam kondisi terbaik saat ini,” sindirnya.

walaupun begitu, Agung mengatakan para wakil Indonesia akan terus berupaya menunggu kemungkinan adanya peluang bisa ikut bertanding. Jika tidak, pihaknya pun tidak terlalu masalah.

“Kita akan terus berjuang, siapa tahu ada kesempatan buat melanjutkan pertandingan, siapa tahu? Tapi kalau tidak, nggak perlu kecil hati ataupun patah semangat, kita adalah salah satu jawara yang tertunda,” ucap Agung.

REKOMENDASI

TERKAIT

Mulai 1 Juni Jembatan Keramasan Lama di Palembang Ditutup,...

Jembatan Keramasan Lama di Palembang bakalan akan ditutup selama perbaikan mulai 1 Juni...

Wanita Korban Penusukan di Kayuagung, Minta pelakunya segera ditangkap

Siti Saleha korban penusukan beberapa waktu lalu meminta penjelasan akan terkait dengan kasus...

Larangan Mudik Sumsel, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Terjunkan Sebanyak...

Kepolisian daerah Sumatera selatan sudah menyiapkan lebih dari 2000 personil guna menutup arus...

Di Palembang, Terdapat Satu Kecamatan yang Berstatus Zona Kuning,...

Pandemi Covid-19 yang melanda di negeri tercinta kita ini belum membaik terutama...

Herman Deru Sampaikan Rekomendasi DPRD Sumsel Terhadap LKPJ Gubernur...

Palembang, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri rapat paripurna Istimewa...

Pemkot Palembang Siapkan Dana Cadangan Cukup Besar, Demi Tangani...

Efisiensi dan Recofusing anggaran di masa pandemi masih dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang...
- Advertisement -eyJwaG9uZSI6Ikphc2EgUGVtYnVhdGFuIFdlYnNpdGUgUGFsZW1iYW5nIn0=