Home News Ketua Umum Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada Kamis 13 Mei 2021,...

Ketua Umum Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada Kamis 13 Mei 2021, Begini Katanya

Berdasarkan metode hisab yang dipakai oleh Majelis Tarjih dan Tajdid, pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah jatuh pada Kamis (13/5) nanti.

“Iya Puasa Ramadan itu berlangsung selama 30 hari, sehingga hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah jatuh pada hari Kamis tanggal 13 Mei 2021,” tuturnya dalam konferensi pers di kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta dan secara daring pada Senin (10/5).

Pria yang disapa akrab Haedar itu mengajak kepada umat muslimin yang menjalankan ibadah puasa supaya memanfaatkan sebaik-baiknya sisa waktu Ramadan ini.

“Idul Fitri supaya dijadikan momentum peningkatan kualitas iman dan taqwa sebagaimana tujuan berpuasa Ramadan. Wahana perwujudan praktik keislaman yang menyemai nilai- nilai kebaikan,” ujar Haedar.

Haedar menjelaskan kepada warga bangsa dapat memanfaatkan momen Idul Fitri ini untuk melakukan gerakan keteladanan dalam berbangsa dan bernegara. “Agar secara kolektif menampilkan sikap dan tindakan yang jujur, bertanggungjawab, amanah, taat hukum, dan mewujudkan good governance di segala lapangan kehidupan,” ujarnya.

Sekretaris PP Muhammadiyah Agung Danarto mengatakan takbir Idul Fitri tahun ini dianjurkan dilaksanakan di rumah masing-masing dengan melibatkan pihak anggota keluarga. “Tidak dianjurkan takbir keliling. Takbir boleh dilakukan di masjid atau mushala selama tidak ada jemaah yang terindikasi positif Covid-19 dengan pembatasan jumlah orang dan menerapkan protokol kesehatan (prokes),” ujarnya.

Agung mengungkapkan untuk salat Idul Fitri dapat dilaksanakan di rumah bagi masyarakat yang lingkungannya terdapat pasien positif atau kondisi belum aman dari pandemi Covid-19. “Jika tidak ada warga yang tertular virus atau kondisi setempat dipandang aman Covid-19, salat Idul Fitri dapat dilaksanakan di lapangan kecil atau tempat terbuka di sekitar tempat tinggal dalam jumlah jamaah yang terbatas,” tutupnya.

Exit mobile version