Home Sumatera Selatan Berita Palembang Kabar Terbaru : Palembang Kembali Zona Merah, Warga dihimbau Rayakan Tahun Baru...

Kabar Terbaru : Palembang Kembali Zona Merah, Warga dihimbau Rayakan Tahun Baru di Rumah

dipalembang.com – Setelah sempat dikabarkan keluar dari zona merah beberapa waktu yang lalu, kota kebanggaan masyarakat Palembang saat ini kembali menjadi daerah yang rentan tinggi penularan Virus Corona atau Covid-19 di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

Berdasarkan informasi di Satgas Covid-19 Sumatera Selatan corona.sumselprov.go.id, dari 17 Kabupaten hanya kota Palembang yang kembali masuk ke zona merah. Sedangkan 16 Kabupaten lainnya berstatus zona orange dan kuning dengan total keseluruhan kasus positif mencapai 10.408 orang, Selasa (15/12/2020). Sementara itu, kasus positif mulai bertambah lagi sebanyak 73 orang. Kasus sembuh bertambah 59 orang dan meninggal bertambah tiga orang.

Wali Kota Palembang Harnojoyo menghimbau masyarakat untuk dapat merayakan Tahun Baru di rumah saja. Ia mengatakan dengan status zona merah tersebut warga diminta untuk kembali menaati protokol kesehatan secara ketat & aman. Bahkan, jika ada perayaan tahun baru nanti semuanya diminta tetap berada di di rumah masing-masing.

“Bagi yang merayakan tahun baru untuk tidak berada di tempat berkerumuan ataupun berpergian mudik yaa. Tahun baru ini lakukanlah bersama keluarga di rumah saja.

Saya kira itu,” tutur Harno. Menurut Harno, untuk warga yang merayakan natal di gereja juga harus menerapkan protokol kesehatan agar semua masyarakat dapat aman ketika melaksanakan ibadah. Selain itu, ia meminta warga untuk tetap memakai masker ketika berada di luar area rumah sehingga tetap aman dari penyebaran pandemi Covid-19. “Saat ini kasus Virus Corona di kota Palembang masih belum membaik, kami sangat berharap ada kesadaran masyarakat untuk sama-sama mengantisipasi . Patuhi betul protokol kesehatan,” tegasnya.

Sementara, petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol-PP) dan Satgas Covid-19 menurut Harno secara rutin tetap melakukan patroli di seluruh tempat keramaian mulai dari mal dan kafe untuk memastikan protokol kesehatan berjalan. Sebab, ia telah mengeluarkan Peraturan Walikota tentang protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Dimana para pelanggar dapat dikenakan sanksi sosial hingga denda. “Untuk pembukaan sekolah kita ikuti bagaimana kebijakan Kementerian pendidikan saja. Nanti akan disesuaikan,” ujarnya.

Exit mobile version