Sabtu, 25 September, 2021

Dugaan Kuat KNKT! Sriwijaya SJ-182 Belum Meledak saat Menyentuh Permukaan Air, Simaklah Analisanya!

Jasa Pembuatan Website Palembang

Dugaan yang bermunculan di kalangan masyarakat mengenai peristiwa jatuhnya penerbangan pesawat Sriwijaya Air SJ182 dengan jenis Boeing 737-500 registrasi PK-CLC masih belum menemukan titik terangnya.

Namun, kenyataannya kita harus menunggu hasil penelusuran dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yakni apa saja yang menjadi faktor dari kecelakaan itu, termasuk juga soal apakah pesawat Sriwijaya Air SJ-182 memang meledak di udara sebelum jatuh atau mungkin meledak setelah menyentuh permukaan laut.

Berdasarkan Investigasi terkait Pesawat SJ-182 meledak sebelum terjatuh ke permukaan karena adanya sebuah laporan dari pihak nelayan yang menjadi saksi mata telah mendengar sebuah ledakan. Akan tetapi menurut keterangan dari saksi mata ini tidak dapat menjadi bukti yang kuat dari kronologi kecelakaan pesawat bekas maskapai Amerika Serikat tersebut.

Akhirnya Komite Nasional Keselamatan Transportasi telah memperkirakan mesin pesawat penerbangan Sriwijaya Air SJ-182 milik Indonesia ini masih keadaan menyala sebelum pesawat itu menyentuh permukaan air laut di wilayah kepulauan seribu, Jakarta. Dugaan kuat itu berdasarkan informasi radar (ADS-B) dari Perum LPPNPI (Airnav Indonesia).

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menyatakan dari data yang diterima, tercatat pesawat mengudara pada pukul 14.36 WIB, terbang menuju arah barat laut dan pada pukul 14.40 WIB pesawat telah mencapai dengan ketinggian 10.900 kaki, kemudian pesawat mulai mendarat dan informasi terakhir pesawat pada ketinggian 250 kaki.

“Terekamnya data sampai dengan 250 kaki, menunjukkan bahwa sistem pesawat masih berjalan dan mampu mengirim data. Dari informasi ini kami menduga bahwa mesin dalam kondisi hidup sebelum pesawat membentur permukaan air,” ungkap Soerjanto dalam pers keterangan resmi KNKT, Selasa (12/1/2021).

Soerjanto menjelaskan, data lapangan lain yang didapat KNKT dan KRI Rigel adalah sebaran wreckage memiliki besaran dengan lebar 100 meter dan panjang 300 – 400 meter.
“Luas sebaran ini konsisten dengan dugaan bahwa pesawat tidak mengalami ledakan sebelum membentur air,” ujar Soerjanto.

Sementara itu Soerjanto juga mengungkapkan terkait upaya pencarian black box berupa flight data recorder (FDR) dan cockpit voice recorder (cvr) telah menangkap sebuah sinyal dari locator beacon.

“Dari sinyal yang diperoleh sudah dilaksanakan pengukuran dengan triangulasi dan telah dilakukan perkiraan lokasi seluas 90 meter persegi. Sejak pagi hari tanggal 11 januari 2021, tim penyelam sudah mencari di lokasi yang sudah diperkirakan. Sampai dengan sore hari, black box belum ditemukan dan pencarian masih dilakukan,” kata Soerjanto.

Ia mengatakan hingga kini proses investigasi masih berlangsung dan akan melakukan beberapa kegiatan antara lain, melanjutkan pencarian blackbox, pengumpulan data pesawat, dan mesin pesawat, serta melakukan beberapa wawancara dengan pihak terkait dan aktivitas lainnya.

REKOMENDASI

TERKAIT

PPKM Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa? Inilah Jawaban Resmi Pihak...

Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM perpanjang sampai tanggal berapa? Itulah pertanyaan publik...

Anji Ditangkap Terkait Kasus Narkoba, yuk Intip Rekam Jejak...

Musisi Erdian Aji Prihartanto, atau yang lebih akrab disapa Anji, dibekuk polisi pada...

Ustadz Adi Hidayat Angkat Bicara Terkait Haji 2021 Batal,...

Akhirnya Ustadz kondang Adi hidayat memberikan tanggapannya terkait calon jamaah haji yang harus...

BWF Batalkan Kualifikasi Olimpiade Tokyo Akibat Covid-19, Begini katanya

PBSI menerima keputusan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) yang membatalkan kualifikasi Olimpiade Tokyo per...

Terungkap! Tausiah Terakhir Tengku Zulkarnain Membahas Tentang Kematian, Begini...

Sebagaimana diketahui, Ustadz Tengku Zulkarnain telah menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit...

Ketua Umum Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada Kamis...

Berdasarkan metode hisab yang dipakai oleh Majelis Tarjih dan Tajdid, pimpinan Pusat Muhammadiyah...
- Advertisement -eyJwaG9uZSI6Ikphc2EgUGVtYnVhdGFuIFdlYnNpdGUgUGFsZW1iYW5nIn0=