Jumat, 24 September, 2021

Destinasi Bersejarah Makam Ratu Bagus Kuning Palembang

Jasa Pembuatan Website Palembang

Kawasan Plaju menyimpan sejarah Kesultanan Palembang Darusalam tentang tokoh penyebaran Agama Islam di Sumatera Selatan, setiap tempat memang memiliki cerita legenda yang diyakini oleh warganya, begitu juga makam kuno yang bernama makan ratu bagus kuning.

Menempuh perjalanan 20 menit dari pusat kota Anda akan tiba disini disambut puluhan monyet berekor panjang yang biasanya beraktivitas area sekitar, mulai dari yang kecil hingga yang besar. Hampir 30 tahun Muhammad Nasir juru kunci makam menjalani rutinitasnya memberi makan monyet monyet. nama kondor yang dipanggilnya adalah sebutan untuk raja dari kelompok monyet. Sayangnya monyet yang dipanggil kondor sudah tiada namun tetap digunakan oleh Nasir saat memanggil monyet-monyet itu untuk makan.

Dalam sejarahnya penyebaran agama Islam di Palembang sendiri terjadi pada zaman kesultanan Palembang tepatnya di abad ke-16. Salah satu tokoh penyebaran agama Islam di Palembang. yakni seorang perempuan yang memiliki kesaktian tinggi bernama Putri Mulya Syarifah Mahani (Ratu Bagus Kuning) binti Syekh Dik Syekh Zainal Abidin Al Abib Yama dari Putra Sayyidina Hussein r.a bin Sayyidina Ali.

Ratu Bagus Kuning juga terkenal sebagai murid sembilan wali dan Pendekar 7 Penguasa Laut dari Batang Kapur Muara Sungsang, Selat Sunda sampai ke Selat Malaka. Karena inilah Ratu Bagus Kuning mendapatkan gelar Panglima, dalam literatur sejarahnya konon Ratu Bagus Kuning belum pernah menikah sampai akhir hayatnya.

Konon ada 11 pengikut setia Bagus Kuning, yaitu Penghulu Gede, Datuk Buyung, Kuncung Emas, Panglima Bisu, Panglima Api, Syekh Ali Akbar, Syekh Maulana Malik Ibrahim, Syekh Idrus, Putri Kembang Dadar, Putri Rambut Selako, dan Bujang Juaro.

Persebaran agama Islam sudah sangat terasa sebelum abad ke 16, dimana Kerajaan Samudera Pasai ketika itu menjadi kerajaan Islam pertama yang masuk ke Indonesia.

Biasanya perjalanan menuju makam selalu terkesan seram dan menakutkan, namun tidak begitu dengan pemakaman Ratu Bagus Kuning, tempatnya justru sangatlah sejuk karena berada di tengah-tengah lokasi tempat bermain golf dan stadion sepak bola Patra Sriwijaya, terdapat juga Perumahan karyawan, posisi makam ini tidak jauh dari pinggiran Sungai Musi.

Posisi makan ini berada di daerah yang padat aktivitas, pada saat kita memasuki lokasi komplek makam terasa sangat sejuk dan rindang,letaknya pohon bambu yang tumbuh di sekitar makam ditambah semilirnya angin. Menurut sejarahnya Putri Bagus Kuning Putri memiliki kecantikan yang luar biasa dan nama bagus kuning karena kulitnya yang putih kekuningan, dimakam ini juga banyak terdapat makam lain.

Disekitar Pemakaman Anda akan melihat banyaknya kera, namun jangan takut karena monyet-monyet ini tidak mengganggu para pengunjung yang datang, bisanya pengunjung membawakan makanan seperti pisang dan berbagai makanan kesukaan monyet, jika anda datang bersama keluarga, sebaiknya sempatkan juga untuk melihat pinggiran sungai musi, jika pada musi kemarau biasanya terlihat hamparan pasir dan bebatuan dipinggiran sungai.

Makam Ratu Bagus Kuning Palembang

REKOMENDASI

TERKAIT

Ditengah Wabah Covid-19 Saat Ini, Objek Wisata Danau Jakabaring...

Di tengah wabah Covid-19 saat ini, wahana Olahraga air yang terletak di komplek...

Sungai Sekanak Lambidaro Palembang, Destinasi Wisata 2022

Daya tarik kota Palembang yang memiliki anak-anak sungai yang membuat banyak pihak tertarik...

35 Tempat Wisata Di Palembang Terkini Tahun 2020

Tempat Wisata di Palembang sangatlah banyak, mulai dari wisata kuliner, wisata religi dan...

Taman Rusa Pusri Palembang, Edukasi Anak yang Gratis

Taman Rusa Pusri Palembang, Edukasi Anak yang Gratis

Taman Kelinci Rawa Borang, Taman Edukasi yang Murah Meriah

Sudah akhir pekan saja nih, tapi masih bingung mau habiskan waktu bersama keluarga...

Harga Tiket Masuk Punti Kayu Palembang 2020

Travelling ke Hutan Wisata Punti Kayu memang menjadi hal yang menyenangkankan, selain tempatnya...
- Advertisement -eyJwaG9uZSI6Ikphc2EgUGVtYnVhdGFuIFdlYnNpdGUgUGFsZW1iYW5nIn0=