Jumat, 24 September, 2021

Mengenal Jenis Alat Musik Tradisional Palembang, Sumatera Selatan

Jasa Pembuatan Website Palembang
Alat Musik Khas Sumatera Selatan
Alat Musik Khas Sumatera Selatan

Seni  merupakan bagian dari peradaban manusia. Tidak heran jika setiap daerah yang ada di Indonesia, memiliki masing-masing alat musik yang menjadi pengiring pertunjukan seni tradisional. Baik itu alat musik hasil kreasi setempat, maupun penyesuaian alat musik dari berbagai daerah lain. Termasuklah wilayah yang berada di Palembang Provinsi Sumatra Selatan.

Nah pada kali ini kita akan membahas jenis alat musik asal Palembang Sumatra Selatan. Yuk simaklah ulasan di bawah ini!

Alat Musik Gambus

Burdah atau Gendang OKU

Burdah atau Gendang Oku adalah alat musik sejenis gendang yang berukuran besar terbuat dari kulit hewan dan kayu nangka. 

Kata Oku berasal dari sebutan alat musik masyarakat Ogan Komering Ulu yang disingkat menjadi “OKU”. Itulah mengapa alat musik ini terkenal dengan sebutan alat musik oku oleh masyarakat.

Biasanya Burdah sering dimainkan dalam acara adat lokal sebagai alat musik ritmis. Apalagi jika daerah itu masih kental akan adat daerahnya, biasanya gendang oku ada disana. Burdah juga digunakan untuk mengiringi gerakan pencak silat.

Cara memainkan alat musik ini ternyata sangatlah mudah yakni cukup dengan ditepuk bagian kulit membrannya dengan menggunakan telapak tangan.

Alat Musik Gambus

Gambus

Alat musik Gambus Palembang terbuat dari bahan kayu dengan memiliki enam dawai yang dimainkan dengan cara dipetik. Selain dapat berguna sebagai alat musik yang beraliran melodis, gambus ini juga dapat digunakan untuk mengiringi lagu bernuansa religi. Di Indonesia sendiri kita bisa melihat siaran di televisi atau browsing di Internet mengenai Gambus Palembang.

Salah satu Musikal Gambus terkenal dari Palembang misalnya Orkes Gambus Al Muhibbien dan Assyabab Group Gambus Palembang. Mungkin kalian sudah lebih dulu mengenal grup ini.

Alat Musik Genggong

Genggong

Genggong dari kota Pagar Alam menghasilkan suara seperti harmonika. Genggong terbuat dari bambu, kayu atau logam tergantung dari keinginan si pembuat. Dulu, alat musik Genggong dimainkan para petani saat beristirahat dari aktivitasnya di sawah, untuk mengisi waktu masyarakat membawa Genggong untuk hiburan. bahkan alat musik Genggong juga dimainkan oleh masyarakat Basemah untuk tujuan yang sama.

Agar Genggong menghasilkan suara, pemain menggunakan mulutnya untuk memainkan Genggong. Indah atau tidaknya suara yang dihasilkan merupakan kemampuan dari pemainnya, di situlah letak keseruan bermain alat musik Genggong.

Namun kita harus ingat, alat musik tradisional ini dimainkan dengan mulut, jadi bawa tisu untuk membersihkannya.

Alat musik Kenong Basemah

Kenong Basemah

Alat musik ini memang bisa kita temukan pada susunan ansambel gamelan Jawa. Pada bagian tengahnya, terdapat lingkaran yang menonjol untuk bagian yang dipukul

Alat pukul kenong berbentuk kayu yang ujungnya dililitkan dengan kain, sehingga saat dipukul kenong mengeluarkan suara tanpa merusak fisiknya. Alat musik Kenong Basemah bisa anda jumpai di salah satu kota di Sumsel yaitu Kota Pagar Alam

Kenong Basemah berfungsi sebagai penegas nada, seperti menekankan ketika lirik lagu yang memiliki makna dalam.

Biasanya, 1 set kenong bervariasi, mulai dari 8 hingga 10 buah, namun umumnya 10 buah. Kenong Basemah terbuat dari tembaga dan seperti namanya, bisa ditemukan di suku Basemah.

Alat Musik Gambus
Alat Musik Tenun

Tenun

Alat musik tradisional ini dinamakan tenun karena dahulunya sering dimainkan disaat para wanita yang sedang mengerjakan tenunan kain. Bahan yang digunakan untuk membuat alat musik ini yaitu dari bahan kayu, berbentuk persegi panjang. Cara memainkan Alat musik ini sangatlah gampang yakni dengan cara di pukul.

Selain itu, Bagian tengahnya berbentuk seperti ornamen segitiga, jika dipukul nantinya akan menghasilkan bunyi, bukan irama. Alat musik tenun biasanya tampil pada acara-acara lokal.

Alat Musik Terbangan

Terbangan

Terbangan merupakan salah satu alat musik tradisional Palembang sejenis Rebana yang ada di daerah Sumsel, terdiri dari 4 jenis rebana, yaitu Hadrah dan satu buah bedug kecil yang disebut Jidur.

Alat musik terbangan biasanya dimainkan secara bersama dengan alat musik Serunai dan Biola (modern). Seperti layaknya alat musik pukul lainnya, Terbangan juga memiliki teknik dalam permainannya

REKOMENDASI

TERKAIT

Pakaian Adat Palembang Ulasan Lengkap

Palembang sebagai salah satu kota yang memiliki nilai budaya yang sudah ada sejak...

Ulasan Lengkap Tari Gending Sriwijaya Sumatera Selatan

Gending Sriwijaya merupakan lagu dan tarian tradisional masyarakat Kota Palembang, Sumatera Selatan. Melodi...

Mengenal Tari Pagar Pengantin Khas Sumatera Selatan

Tari Pagar Pengantin merupakan tari perpisahan pengantin dengan keluarga yang lama untuk membentuk...
- Advertisement -eyJwaG9uZSI6Ikphc2EgUGVtYnVhdGFuIFdlYnNpdGUgUGFsZW1iYW5nIn0=